Dentist News

Kenapa Takut Kedokter Gigi

Ada banyak hal yang dapat melatarbelakangi kenapa sebagian orang takut ke dokter gigi. Berikut ini adalah beberapa alasannya:

  • Takut dengan rasa sakit yang mungkin ditimbulkan akibat suntikan pada gusi, pencabutan gigi, atau tindakan lain, seperti menambal lubang gigi.
  • Takut obat bius lokal tidak bekerja dengan baik, sehingga mereka masih dapat merasakan rasa sakit.
  • Takut dengan efek samping obat bius yang mungkin dirasakan, seperti rasa pusing, mual, dan lemas.
  • Merasa tidak berdaya karena tidak dapat melihat apa yang sedang dikerjakan dokter pada giginya.
  • Beberapa orang merasa tidak nyaman karena ada orang yang dianggap asing, yang memeriksa bagian dalam mulut yang dianggap personal.

Lebih jauh, rasa takut ke dokter gigi sebenarnya bersumber dari nasihat yang kurang tepat di masa kecil, seperti, “Ayo, sikat gigi. Jika tidak, nanti harus ke dokter gigi.” Kalimat semacam ini dapat menimbulkan persepsi bahwa kunjungan ke dokter gigi adalah hal yang menyeramkan. Padahal, tiap orang dianjurkan memeriksakan gigi secara teratur, setidaknya 6 bulan sekali.

Selain kecemasan, terdapat juga kondisi lain yang lebih serius, seperti fobia dokter gigi. Kondisi ini lebih parah dibandingkan kecemasan umum yang dirasakan pasien. Orang yang fobia dokter gigi merasa ketakutan, panik, dan benar-benar melakukan segala cara agar tidak pergi ke dokter gigi. Biasanya kondisi ini ditandai dengan gejala-gejala:

  • Sulit tidur di malam sebelum ke dokter gigi.
  • Merasa ketakutan tiap kali berpikir tentang kunjungan ke dokter gigi.
  • Ketakutan memuncak di ruang tunggu dokter gigi.

Umumnya orang yang mengalami fobia menyadari bahwa ketakutan mereka berlebihan, tapi tidak mampu meredamnya. Kondisi ini bisa jadi memerlukan penanganan psikiater. Namun secara umum, kecemasan terhadap dokter gigi dapat ditangani dengan cara-cara tertentu.

Leave a Reply